Pages

Wednesday, 20 July 2016

Perkenalkan saya jojo

Saya memang dilahirkan dari keluarga sederhana, dengan ayah sebagai pekerja serabutan dan ibu menjadi ibu rumah tangga. Kami pun hidup senantiasa dengan kesederhanaan.

Keseharian saya hanya bermain di kala masih kecil dan terus menerima marahan orang tua karena hobi saya memang main.

Hehe..

Selagi smp, hobi saya masih bertahan dan bertengger dengan namanya main. Kalau lagi main, saya lupa segalanya. Dan kadang kala saya pun menginap di rumah teman saya. karena teman saya ini, baru memiliki ps. dan saya pun senang bermain dengannya karena saya pun terhibur dengan permainan yang ia miliki.

Entah apa yang terpikirkan waktu itu, main dan main yang menjadi keseharian saya.

Hingga suatu saat saya bertemu dengan temannya kakak teman saya, itu pun lagi singgah karena adanya urasan.

Dan ia pun bertanya : nama kamu siapa de,

Lantas saya pun jawab. Jojo bang. (maklum orang betawi).       

Dia pun bertanya lagi : sedang apa disini.

Jawab : lagi main bang.

Emang hobi kamu apa jo : saya jawab, main bang karena main itu menyenangkan. Dari pada di rumah Cuma di marahin orang tua terus. Mending saya kabur. Pergi main. Lupa tuh omelan orang tua di rumah.

Dia pun bertanya lagi : hemm... jadi hobi kamu main yah jo, emang gak kepikiran apa, untuk belajar.

Jawab : aduh bang, belajar bikin pusing, baru liat buku ajah kepala saya udah pusing duluan. Apalagi membacanya. Bisa masuk angin mendadak saya. (sambil senyum) menjawabnya.

Dia pun bertanya lagi : oh gitu, gak apa apakan saya betanya sama jojo.

Jawab : yah, boleh. Asal jangan abis bertanya. Minta bayaran yah bang.

Dia pun bertanya lagi : haha... dia tertawa. Dia pun berkata. Dan menasehati , saya. agar jangan terlalu banyak main. Nanti kebiasaan dan itupun akan berlanjut kedepannya. Kata abang itu.

Saya menjawab : ia abang guru. Nanti deh saya pikirin dirumah kalau ingat. Dan saya pun melanjutkan aktifitas yang biasa saya lakukan.

Karena memang masa bodo yang di nasehati abang tadi, suatu ketika saya melihat orang berdasi dan berkaca mata. Dengan penampilan orang kaya.

Dalam hati, wah orang itu enak benar yah hidupnya dengan kesuksesan yang ia miliki saat ini.

Karena iri yang mamang ia miliki saat ini, tebesitlah hati saya untuk bisa seperti dia yang saya lihat itu.

Dalam pikiran berkata, dia kerja apa yah. Kalau bangunan gak mungkin bisa beli mobil, kalau Cuma jadi pelayan toko sampe kapan bisa kuat beli mobil.

Wahh pikiran waktu gak karuan mikir yang aneh aneh.

Sampai saya menemukan membuka majalah bekas yang saya temui di jalan. Lantas saya baca yang berisikan. Sukses itu adalah karena upaya dan kerja keras saat ini. yaitu dengan belajar dan mengembangkan hobi yang bisa mengantarkan kepada kesuksesan.

Mulai saat itulah saya belajar dengan giat walaupun gak pinter pinter amat yang penting saya belajar, dan bisa sukses. Dan itu pun saya lakukan hingga saat ini.

Dan akhirnya. saya pun mengerti kesuksesan itu adalah bersyukur.

Bukan karena harta atau yang lain, tetapi hati yang tenang dan selalu bersyukur dan mendapatkan petunjuk dari tuhan itulah kesuksesan yang saya miliki saat ini.

Sekian itulah cerita fiktif dari jojo.









No comments:

Post a Comment